CATATAN PILUKU
MERKURI SI PEMBUNUH BAYARAN
Siang ini aku duduk didepan rumahku di gang 6 blok VIIB nomor 80 di kampung kami sistem periodik unsur, aku berusaha mengingat kembali tentang semuanya, tentang tawaran manusia untuk melakukan hal yang menurutku itu sangat menjijikan untuk aku ulangi lagi, yaitu pekerjaan membunuh. Sudah lama aku jadi pembunuh bayaran, dan sebenarnya aku ingin berhenti dari pekerjaaan menjijikan dan tak manusiawi ini, tapi lagi-lagi aku tak bisa berbuat apa-apa.

Manusia-manusia itu lebih mempercayaiku dari pada teman-temanku seperti halnya sianida, arsen atau yang lainnya. Karena katanya pekerjaanku sangat rapi, dengan melemahnya otot, hilangnya penglihatan, terganggunya fungsi otak dan kelumpuhan, dan terakhir dengan koma dan kematian.

Sebenarnya aku sudah lelah dengan pekerjaan kotor seperti ini, dan sesungguhnya aku tak ingin mengulangnya lagi, sejak pembunuhan Amadeus Mozart 5 desember 1791 yang pada saat itu dikelabui dengan diberi pil bersenyawakan aku untuk mengobati sifilisnya aku pun telah membuat dunia musik gempar karena ulahku.
Aku sebenarnya telah berjanji untuk tidak membunuh lagi, tapi lagi-lagi korban jatuh di tanganku. Huhu
  Inilah catatan kesedihan yang telah merenggut ribuan manusia tak berdosa akibat ulahku yang sangat tidak manusiawi :

Pada tahun 1953, di sekitar Teluk Minamata, barat daya Pulau Kyushu aku telah merenggut sekitar 305 korban jiwa tak bersalah dengan jumlah penderita sekitar 1.293. akibat ulahku timbullah istilah untuk penyakit ini karena sangat banyak memakan korban, dimana Penyakit ini kemudian dikenal dengan nama Penyakit Minamata.
Keracunan dan kematian oleh diriku di Minamata bukan yang terakhir, Di Irak pada tahun 1961 aku telah menyebabkan 35 orang meninggal dunia dan 321 orang lainnya cidera. Tahun 1964 terjadi ledakkan kedua penyakit minamata di Niigata, Jepang menyebabkan 5 orang meninggal dan 25 orang cacat seumur hidup ( sangat memilukan bukan)
Pada tahun 1966, 20 orang meninggal dan 45 orang cacat permanen akibat keracunan merkuri di Guatemala. Tahun 1983, aku disuruh kembali untuk menyebar racunku di Teluk Jakarta yang mengakibatkan satu orang meninggal dan beberapa orang lainnya mengalami kelumpuhan. Pertengahan tahun 2004 beberapa warga Teluk Buyat, Ratatotok, Kabupaten Minahasa selatan, Sulawesi Utara akibat ulahku ini bebrapa warga menderita penyakit “aneh” seperti benjolan dibeberapa tubuh, iritasi, ruam atau gatal-gatal pada kulit. Berdasarkan analisis Pusat Kajian Resiko dan Keselamatan Lingkungan FMIPA Universitas Indonesia, warga buyat positif terkontaminasi diriku melebihi ambang batas. Sebenarnya diriku itu berasal dari PT. Newmont Minahasa Raya (NMR) yang membuang tak kurang dari 2.000 ton limbahnya diriku ke Teluk Buyat berdasarkan koran  (Tempo, 12 September 2004).

Sebenarnya itu sepenuhnya bukan perbuatan ku namun aku dibayar untuk melakukan kejahatan tak berujung ini. Bahkan ini semua melibatkan diriku yang sebenarnya aku ini tidak bersalah dan aku dikambing hitamkan oleh manusia yang dengan seenaknya memakai diriku untuk melakukan kegiatan kotor mereka.

“Ahhh….ini benar-benar bisa membuatku gila, kenapa sih dikalangan manusia itu selalu saja ada yang serakah, kenapa mesti cemburu pada keadaan? bukankah tuhan itu tidak menempatkan kita pada tempat yang sama?.

“Merkuri ..” seseorang menyapaku perlahan.
Aku segera membalikkan badan, dan kulihat disana Kadmium kakakku menghampiriku dengan senyuman manisnya. Dalam keluargaku aku sebenarnya unsur yang paling dekat dengannya daripada dengan kakaku yang satu lagi yaitu seng. Sebenarnya dia suka memanggilku raksa atau dengan bahasa yunani namaku yaitu Hydrargyrum. Namun karena orang lebih mengenal diriku dengan panggilan Merkuri. ( nama keren yang diberikan oleh Ar-Razi kepadaku)
“Ada apa kak?”

“Katanya mau bakti sosial pada manusia, kok malah melamun disini?”
“Iya kak, bentar lagi juga berangkat”
“Kulihat akhir-akhir ini kau sering melamun mer ,ada masalah dengan pacarmu karbon ? Dan kulihat kalian tidak sering berjalan bersama lagi. Malah sekarang kau lebih aktif membantu manusia, dari pompa difusi, lampu uap merkuri, sakelar merkuri, membuat pestisida ( nah itu sangat luar biasa bagi petani), soda kaustik, gigi buatan( nah membantu orang-orang yang patah gigi dll) bahkan kulihat engkau membantu manusia dalam pengambilan emas dari bijihnya. dan sekarang adikku ini mau bakti sosial apalagi, sebenarnya aku iri .. namun aku mah apa atuh,,, ?”

Sebenarnya aku sangat mencintai sikarbon namun jika hubungan ini terus kulanjutkan maka itu akan berakibat fatal bagi ikan-ikan.
Memangnya kenapa tanya si kambium. Aku dan karbon diam-diam melakukan hubungan gelap yang membuat kami membentuk senyawa ORGANOMERKURI. Karena hubungan kami ini menghasilkan senyawa bernama metil merkuri yang akhirnya akan menghasilkan mikroorganisme ( bakteri ) diair dan ditanah. Karena bakteri ini akan ikut termakan oleh ikan dan cenderung akan membuat konsentrasi merkurinya semakin tinggi didalam tubuh ikan dan ini berlangsung turun-temurun sampai tujuh turunan. Bahkan Dahsyatnya “sengatan” diriku akibat hubungan ini terhadap manusia selalu mengingatkanku pada Profesor Wetterhahn, ahli kimia dari Darmouth College, Amerika Serikat. Saat meneliti pengaruh senyawa yang kami hasilkan yaitu metil merkuri pada informasi genetika, sebelumnya ia mengambil senyawa ini dan tanpa sengaja ia menumpahkan dua tetes senyawa ini di sarung tangan plastiknya. Tetesan itu langsung merembes masuk ke kulit. Tiga bulan kemudian, ia pusing-pusing dan muntah-muntah hebat. Lima bulan kemudian, bicaranya menjadi tidak jelas, penglihatan kabur, pendengaran kurang, dan tidak dapat lagi berjalan tegak. Kemudian takdir berkata lain Wetterhahn akhirnya meninggal pada 8 Juni 1997 dalam usia 48 tahun. Hanya dua tetes metil merkuri ,, 2 tetes ka hanya 2 tetes telah merenggut nyawa seorang ibu, istri, sekaligus ilmuwan brilian.


 Apa kah hubungan kami tidak direstui ataukah ini yang dinamakan cinta terlarang ka, namun aku lebih menyukai bersenyawa dengan karbon sang pujaan hatiku.
( sambil menangis mengingat dosa yang semakin banyak)
Aku tahu persaanmu wahai adikku tercinta.. kata sikambium
Setelah percakapan itu kudiamkan dia sebentar
Aku sangat menyukai kakaku yang satu ini karena ia selalu mendengarkan keluh kesahnya yang tidak berujung ini, sejak dulu , sejak aku baru saja ditemukan oleh Ar-Razi tahun Peluruhan Batuan dan dipertemukan dengannya di kampung SPU, dirinya yang sangat dewasa tak pernah berubah, dia senantiasa berusaha jadi kakakku yang baik

Apakah ada keinginan untuk berpisah dengan karbon merkuri ?
“Gak lah kak, aku dan khlor akhir-akhir ini cuma sedikit renggang aja, tapi kami baik-baik saja kok. Sekarang aku mau membantu manusia untuk membuat baterai, listrik switch dan masih banyak lagi ”
” Ckkk…ckkk…kau hebat sen, selain dirimu yang khas dengan hanya kau sendiri yang merupakan logam cair, ternyata kau juga banyak aktif membantu manusia, aku bangga padamu mer, tapi sebelumnya kakak khawatir kau berjalan-jalan kekalangan manusia soalnya kakak takut ada yang menyuruhmu lagi untuk membunuh, bukan apa-apa sih, nyawa itu berharga mer , apa kau masih ingat waktu dulu itu, waktu kau membunuh si Amadeus Mozart sampai-sampai dunia permusikkan heboh di buatnya, dan kampung kita juga di buat gegerkan.
Bahkan kau juga yang sebelumnya dipercaya untuk terlibat dalam pembuatan peralatan ilmiah seperti termoneter, barometer namun karena asan kesehatan dan keamanan kamu tidak dipakai lagi karena toksik yang kamu miliki. Karena kamu dicurigai akan membunuh lagi.
“Iya kak, aku kan berusaha untuk menolak jadi pembunuh bayaran lagi,
ya udah aku berangkat dulu kak” kata merkuri
“Baiklah, hati-hati jangan sampai tubuhmu menyentuh makanan, air atau para manusia Mer!”
“Iya, aku tahu kak, tubuhku kan beracun, aku pasti hati-hati”

Begitulah kawan dengan kakakku kambium, apa yang harus kukatakan padanya kalau saja dia tahu aku akan membunuh lagi, maafkan aku kak, aku tidak kuasa untuk menolaknya. Malam ini kemungkinan satu orang lagi akan jatuh di tangan racunku. Malam ini, aku akan menyusup lagi lewat alat kosmetik untuk membunuh seorang wanita cantik. maafkan aku kak, ijinkan aku satu kali saja melakukannya lagi. Sudah itu aku janji, aku tidak akan mengulanginya lagi, lagipula mungkin setelah ini, aku kan di larang berjalan-jalan dikalangan manusia lagi, mungkin kau sudah bosan mendengar janji-janjiku kak, karena tiap kali aku membunuh, aku selalu berjanji padamu untuk tidak mengulanginya lagi, tapi kali ini, setelah aku menyelesaikan semuanya, aku benar-benar berjanji padamu untuk tidak mengulanginya lagi.
Ahh…aku jadi bingung, harus membunuh apa enggak ya? Si karbon kemana lagi? padahal pada saat gini seharusnya dia ada disampingku, apa masih mengurusi pacarnya si oksigen , aku heran, padahal dia kan playboy tapi masih saja mempertahankan hubungannya dengan sioksigen itu, apa sih kelebihan dia? Sampai-sampai karbon tidak rela untuk melepasnya. Hah…! kenapa aku tidak pergi saja pada Khlor, dia jugakan kekasihku  (HgCl2), tapi…bagaiman kalau nanti ketahuan sama karbon? Peduli amat dah,  siapa tahu dari khlor  aku bisa tahu kabar hubungan karbon dengan oksigen.
(tertawa beringas)

Sekian ceritanya heheh


Cloud Callout:
 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

RANGKUMAN SENYAWA KOMPLEKS